Bagaimana Mengatasi Demam Pada Anak Di Rumah

mengatasi demam pada anakApa itu demam ?

Demam sendiri sebenarnya merupakan mekanisme dari respon baik tubuh terhadap infeksi. Demam ini menunjukan bahwa sistem imun anak sangat baik karena sedang bertugas untuk melawan infeksi yang sedang terjadi ditubuh. Otak yang mempunyai kemampuan untuk mengatur suhu tubuh manusia secara otomatis akan memberikan perintah kepada tubuh untuk meningkatkan suhu tubuh sehingga membuat sel darah putih menyerang dan menghancurkan virus atau bakteri penyebab infeksi.

Demam adalah keadaan ketika suhu diukur lewat rektal/anus (ini merupakan yang paling akurat, pemeriksaan dibagian lain cenderung memberikan hasil lebih rendah) menunjukan suhu tubuh lebih dari 38ᵒ C (> 100.4 F).

Demam bukan sesuatu yang mengancam nyawa kecuali ada penyebab lain dan demam sangat tinggi (>41ᵒ C) ketika diukur suhunya (lewat rektal/anus). Faktor lain yang menjadikan demam harus sangat diperhatikan adalah jika anak Anda berada pada usia < 2 tahun atau jika demam berlangsung lebih dari 1 minggu, atau adanya tanda-tanda bahaya (baca dibawah) .

Penyebab demam

Demam dapat menunjukan adanya penyakit yang serius, tetapi biasanya demam disebabkan oleh infeksi ringan yang tidak berbahaya. Demam dapat dibagi menjadi akut (≤14 hari) atau kronik (>14 hari) yang dikenal dengan nama lain FUO(Fever Of Unknown Origin/tanpa diketahui penyebabnya).

Demam Akut (≤14 hari) :

Demam ini biasanya terjadi pada anak – anak, yang umumnya disebabkan oleh infeksi. Penyebab yang tersering adalah :

  • Infeksi virus (saluran pernafasan- misal : batuk, pilek./ saluran cerna – diare)
  • Infeksi bakteri tertentu (infeksi telinga,infeksi paru-paru/pneumonia, infeksi saluran kemih)
  • Vaksinasi, beberapa vaksinasi dapat menyebabkan demam 24jam – 48jam setelah vaksinasi diberikan.
  • Tumbuh gigi

Demam Kronik (>14 hari) :

Demam yang terjadi lebih dari 2 minggu biasanya membutuhkan evaluasi lebih lanjut berupa pemeriksaan darah laboratorium, maupun pemeriksaan penunjang lainnya untuk mencari penyebabnya. Untuk itu dibutuhkan penanganan dokter jika demam kronik terjadi pada anak Anda.

Tanda – Tanda Anak Anda Demam

Tanda dan gejala anak Anda demam terkadang dapat jelas sekali terlihat, tetapi tidak jarang anak Anda tidak menunjukan hal yang spesifik. Untuk itu dibutuhkan kepekaan dari orang tua maupun yang merawat bila ada yang aneh pada si kecil.

Pada anak yang belum bisa bicara tanda dan gejala dapat berupa :

  • Gelisah, tidak bisa diam
  • Rewel
  • Terlihat lemas, dan tidak ceria
  • Lebih diam dibanding biasanya
  • Badan terasa lebih hangat / panas
  • Perubahan nafsu makan
  • Mudah menangis
  • Nafas lebih cepat, terkadang terlihat sampai sesak
  • Perubahan posisi tidur

Pada anak yang sudah bisa bicara tanda dan gejala dapat berupa :

  • Mengeluh panas/kedinginan di tempat dimana orang normal merasa biasa saja
  • Mengeluh pegal-pegal/badan lelah dan cape
  • Sakit kepala
  • Sulit tidur
  • Nafsu makan menurun
  • Anak mudah menangis dan lebih rewel dari biasanya

Tanda – Tanda Bahaya

Kenali tanda bahaya ketika anak Anda demam, apabila salah satu tanda-tanda ini terjadi pada saat anak Anda demam, dibutuhkan perhatian lebih bahkan diperlukan untuk memeriksakan anak Anda kedokter dengan segera :

  • Usia anak < 1 bulan
  • Lemas, muka pucat sekali, dan tidak bergerak banyak
  • Terlihat sulit bernafas
  • Adanya bintik/ruam kemerahan pada tubuh /wajah/kaki/tangan
  • Sangat rewel, tidak dapat didiamkan/dibujuk oleh apapun

Terdapat beberapa cara untuk memeriksa suhu tubuh anak, siapkan termometer jenis apapun , dan periksa suhu tubuh anak bisa lewat :

mengatasi demam pada anakmengatasi demam pada anak

  1. Rektal/anus – biasanya tidak terlalu nyaman untuk anak yang sedikit lebih besar usianya (hasil paling akurat)
  2. Di lipat ketiak – dapat digunakan untuk semua usia
  3. Di bawah lidah – lebih sesuai untuk anak yang bisa mengikuti perintah, tidak cocok untuk anak bayi
  4. Lewat telinga – Cocok untuk segala usia (tetapi lebih sulit digunakan dan tidak terlalu akurat)
  5. Di dahi dengan sinar– cocok untuk segala usia

mengatasi demam pada anak

Bagaimana cara mengatasi demam pada anak di rumah ?

Pengobatan yang spesifik sebenarnya dapat dilakukan tetapi harus sesuai dengan apa penyebabnya. Karena pada beberapa beberapa kasus antipiretik/penurun demam tidak menyembuhkan penyebab demam anak Anda jika penyebabnya adalah infeksi tertentu. Pemberian antipiretik biasanya digunakan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan anak Anda, sehingga anak dapat beristirahat cukup dan meningkatkan sistem imun mereka.

Untuk membantu anak Anda nyaman ketika demam, lakukan beberapa hal berikut :

  • Bagaimanapun caranya buat supaya anak Anda minum air yang banyak (jika masih menyusui, berikan ASI lebih dari biasanya). Jika anak suka jus buah boleh diberikan.
  • Berikan pakaian jangan terlalu tebal dan jangan terlalu tipis. Pakaian yang terlalu tebal akan membuat panas dari tubuh tidak dapat keluar.
  • Biarkan anak disuhu ruangan, jangan diruangan ber AC maupun dengan kipas.
  • Berikan makanan yang mudah dicerna (bubur,kuah,nasi yang lunak) ketika anak mau makan. Jangan paksa anak untuk makan jika anak menolak. Tapi tawarkan sedikit-sedikit dan sering.
  • Perhatikan tanda-tanda dehidrasi anak (mata cekung, ubun-ubun anak cekung, mulut kering, menangis tidak mengeluarkan air mata, lemas)
  • Batasi aktivitas anak, dan biarkan anak istirahat yang cukup.
  • Periksa suhu tubuh anak minimal 4 jam sekali.
  • Bantu dengan kompres dengan air hangat setiap 10 menit disetiap lipatan tubuh (ketiak, paha, sekitar leher), tetapi jangan biarkan handuk yang basah terlalu lama menempel pada kulit karena hal ini dapat mencegah evaporasi/uap panas tubuh keluar.
  • Anak boleh berendam dengan air hangat, tapi usahakan jangan lebih dari 10 menit.
  • HINDARI kompres dengan menggunakan alkohol, karena alkohol dapat diserap oleh kulit dan berbahaya untuk anak kecil

Jika beberapa tips tidak dapat mengurangi demam anak Anda, dapat dipertimbangkan untuk memberikan parasetamol atau ibuprofen. Kedua jenis obat ini tidak boleh diberikan bersamaan. Tetapi pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan berat badan maupun usia anak Anda, lihat kemasan dan jangan memberikan melebihi dosis yang tertera. Jangan berikan obat dengan kandungan aspirin untuk anak usia dibawah 16 tahun.

Jika demam anak masih tinggi setelah dirawat dengan seksama dan diberikan obat selama 2 hari. Bawa anak Anda segera ke dokter, untuk diperiksa lebih lanjut. Jangan ragu untuk konsultasikan keadaan Anak Anda dengan dokter.

Sekilas tentang Parasetamol

mengatasi demam pada anak

  • Parasetamol merupakan penurun panas/antipiretik dengan merek yang sangat banyak di pasaran (contoh : Panadol, Tempra)
  • Jika anak Anda demam tetapi masih ceria dan bermain-main, jangan langsung berikan parasetamol. Paksa untuk minum air yang banyak dan istirahat
  • Parasetamol bukan obat yang menyembuhkan infeksi anak Anda, obat ini hanya membantu untuk membuat anak lebih nyaman
  • Parasetamol merupakan kandungan yang biasanya ada dibeberapa obat pilek dan batuk. Pastikan apakah ada kandungan parasetamol pada obat batuk atau pilek yang ingin diberikan, jika Anda sudah memberikan obat parasetamol sebelumnya. Sehingga dosis parasetamol yang diberikan tidak berlebihan.
  • Berikan parasetamol sesuai dengan dosis yang tertera atau sesuai dengan anjuran dokter. Jangan berikan lebih dari 2 hari tanpa konsultasikan dengan dokter.

Penulis : dr. Yi Yin Meria Daini

Daftar pustaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *