Sebenarnya Masturbasi Baik atau Buruk?

Berikut ini akan dibahas mengenai kebiasaan masturbasi atau yang terkadang disebut juga sebagai onani/rancap/main sabun dari segi medis dan kesehatan.

Apa itu masturbasi ?

Masturbasi adalah stimulasi alat kelamin diri sendiri untuk mencapai kepuasaan seksual, umumnya sampai kepada orgasme (klimaks seksual). Dapat dilakukan dengan sentuhan, gesekan, pijatan, atau dengan alat bantu lainnya.

Apakah masturbasi normal ?

Masturbasi sebenarnya merupakan perbuatan yang umum dilakukan, bahkan pada orang yang sudah memiliki partner seksual. Sebuah studi mendapatkan bahwa 95% pria dan 89% wanita pernah melakukan masturbasi. Umumnya masturbasi merupakan pengalaman seksual pertama yang dialami pria maupun wanita. Masturbasi merupakan masalah ketika hal ini menganggu aktivitas seksual dengan partner seksual, dilakukan di publik, atau ketika hal ini menyebabkan gangguan pikiran pada seseorang dan menganggu aktivitas sehari-hari.

Penelitian di Inggris dengan jumlah 11.161 responden usia 16-44 tahun menemukan bahwa 73% pria dan 36.8% wanita melakukan masturbasi dalam kurun waktu 1 bulan. Masturbasi lebih sering dilakukan oleh mereka yang memiliki edukasi dan status sosial yang lebih tinggi. Untuk wanita, masturbasi lebih sering dilakukan oleh mereka yang pada 1 bulan terakhir melakukan hubungan seksual. Sedangkan pada pria lebih jarang untuk mereka yang telah melakukan hubungan seksual 1 bulan terakhir.

Bagi kaum penyuka sesama jenis, masturbasi lebih sering dilakukan. Masturbasi juga lebih sering dilakukan pada orang yang pada masa kecilnya pernah mengalami pelecehan seksual atau pernah mengalami kekerasan seksual.

Hal-hal yang menjadi alasan untuk melakukan masturbasi

  • Masturbasi terasa menyenangkan. Hal ini disebabkan sekresi hormon dopamin dan oksitosin di otak.
  • Cara orang menghilangkan ketegangan seksual
  • Menghindari kemungkinan kehamilan sebelum pernikahan yang terkadang berakhir pada aborsi
  • Terhindar dari resiko penularan penyakit menular seksual
  • Untuk keperluan uji infertilitas ataupun donasi sperma.
  • Membantu tidur
  • Melatih ereksi dan performa seksual dalam berhubungan
  • Meningkatkan imunitas karena pengeluaran hormon kortisol yang meningkatkan sistem imunitas tubuh
  • Hal ini masih menjadi perdebatan. Namun beberapa studi mengatakan pria yang ejakulasi lebih dari 3 kali seminggu berkurang kemungkinan kankernya 1/3 kali. Hal ini disebabkan karena toksin yang berada di saluran kencing keluar saat ejakulasi
  • Membantu seseorang mengetahui stimulasi apa yang menyebabkan seseorang terangsang
  • Pada wanita dapat meningkatkan kekuatan otot panggul sehingga mengurangi kemungkinan sulit menahan kencing maupun peranakan turun saat tua nanti.

Hal negatif seputar masturbasi

  • Efek negatif pada psikologis seseorang. Banyak orang merasa malu dan bersalah karena kebiasaan masturbasinya. Perasaan ini dapat disebabkan budaya, agama maupun moral. Efek rasa bersalah ini dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti rasa malu, rasa bersalah, panik yang dapat berakibat pada rasa sakit kepala, sakit punggung maupun nyeri kronis.
  • Masturbasi kronis menyebabkan peningkatan hormon seks dan senyawa di otak. Produksi berlebihan zat ini dapat menyebabkan rasa lelah, nyeri pinggang, gangguan penglihatan, nyeri pinggang, nyeri pada alat kelamin maupun kebotakan.
  • Masturbasi berhubungan dengan perasaan obsesif kompulsif (tidak berhubungan dengan jumlah), seseorang merasa ada yang kurang bila tidak melakukannya. Hal ini bila berlangsung terus dapat menganggu produktivitas seseorang karena menganggu pikiran.
  • Masturbasi mengurangi kemampuan performa seksual. Pada sebuah penelitian dikatakan bahwa terjadi penurunan kadar testosteron pada orang yang melakukan masturbasi lebih dari 1 kali seminggu.

Beberapa mitos seputar masturbasi

  • Tidak menyebabkan pertumbuhan rambut pada telapak tangan atau lengan atau daerah lainnya
  • Tidak mengurangi kemampuan ereksi. Bukti ilmiah mengatakan bahwa umur, diet, merokok dan kesehatan kardiovaskuler merupakan faktor yang menentukan tingkat kekerasan ereksi. Efek samping masturbasi yang lain adalah abrasi ataupun bengkak pada penis. Karena beberapa orang menggunakan tangan secara kasar atau tidak menggunakan pelumas saat melakukannya.
  • Tidak menyebabkan jerawat
  • Tidak menyebabkan kebutaan
  • Tidak menyebabkan penyusutan, pertumbuhan, perubahan warna, tekstur maupun penampilan organ kelamin
  • Menyebabkan pertumbuhan terhenti
  • Tidak menyebabkan gangguan infertilitas
  • Tidak menyebabkan gangguan ataupun cedera lainnya
  • Tidak menyebabkan gangguan jiwa atau instabilitas jiwa
  • Tidak menyebabkan seseorang menjadi gay

Tips menghentikan masturbasi

Hal berikut dapat anda coba bila anda merasa bahwa masturbasi menyebabkan gangguan dalam kehidupan anda.

  • Buat kesibukan yang mengasyikkan misalnya olahraga, memasak atau hobi lainnya
  • Mandi air dingin bila keinginannya mulai muncul
  • Pikirkanlah keluarga atau orang yang anda cintai saat ingin melakukannya
  • Cermati kapan anda melakukan masturbasi. Apabila anda sering melakukannya sepulang sekolah, buat kesibukan baru sepulangnya dari sekolah
  • Bila anda masturbasi karena anda kesepian jadilah sesosial mungkin dengan orang-orang
  • Kadang kita masturbasi dengan mudahnya karena “film biru” itu ada di file computer kita. Jadi, hapuslah file tersebut untuk mempersulit “jalan pintas” itu
  • Berikanlah hadiah atas kemampuan anda untuk menghindari masturbasi
  • Bila anda tidak dapat menghentikan kebiasaan ini dan berakibat buruk terhadap kehidupan maupun produktivitas anda, sebaiknya mulai mencari bantuan dokter, psikolog, pemuka agama atau orang yang anda percayai.

Kesimpulan

Jadi, bagaimana seseorang harus menghadapi masturbasi? Hal ini sebaiknya ditanyakan kepada diri sendiri. Apakah masturbasi menganggu produktivitas maupun kualitas kehidupan kita ?

Daftar Pustaka

  1. http://www.medicalnewstoday.com/releases/136672.php
  2. http://www.menshealth.com/sex-women/masturbate-every-day
  3. http://www.webmd.com/sex-relationships/guide/masturbation-guide
  4. http://www.askmen.com/dating/love_tip/500_negative-side-effects-of-masturbation.html
  5. https://www.plannedparenthood.org/learn/sexuality/masturbation
  6. http://www.lehmiller.com/blog/2014/3/3/a-scientists-response-to-the-war-on-masturbation
  7. http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/085/
  8. http://www.wikihow.com/Stop-a-Masturbation-Addiction
  9. http://link.springer.com/article/10.1007/s10508-006-9123-6
  10. http://link.springer.com/article/10.1023/A:1020616722684#page-1
  11. http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0301051105001110
  12. http://www.peninggitubuh.com/onani-dan-masturbasi-menghambat-pertumbuhan-tinggi-badan.html
  13. http://www.trendnews.co.id/read/2014/12/fakta-fakta-masturbasi-yang-sering-terlupakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *